Perempuan Yang Terluka

Ini adalah kenyataan yang sekarang terjadi di sekitar kita, di Indonesia, atau di bumi ini. Masalah perempuan tidak begitu diperhatikan, padahal perempuan adalah figur yang patut kita banggakan, sebagai contoh, pribadi yang tegar, sabar, dan selalu siap menerima cobaan dan tantangan hidup. Haruskah perempuan diabaikan ? kodrat perempuan adalah lebih rendah derajatnya dari kaum laki-laki tapi, tidaklah boleh seorang perempuan berbicara, menyampaikan pendapat, keluh kesah, dan jeritan batin yang terluka ?. Apakah seorang perempuan harus diabaikan kedudukanya di mata laki-laki atau suami ?. Kaum Adam saat ini sudah beda jauh dengan kaum Adam jaman dahulu, mereka semakin pintar tetapi bukan semakin cerdas. Mereka pintar mencari uang tapi kurang cerdas implementasinya. Mereka sombong dengan derajat yang dianugerahkan Allah……mengganggap remeh kaum perempuan dan berharap perempuan selalu tunduk dan patuh, sementara pribadi kaum Adam semakin tidak sesuai dengan kaidah agama.

Saat ini peradapan manusia jungkir balik , mausia sendiri yang menciptakan seperti ini. Mengkhalalkan semua perbuatan dan membolehkan semua aturan inikah aturan yang berlaku di bumi ini?apakah seorang perempuan selalu terluka dan siapa yang paling berhak menghakiminya?. Saudara, anak, orang tua, ataukah tuhan ? perempuan hanya mampu menangis, diam, tanpa kata. Tuhan…..Allah…….adalah tumpuan dalam hatinya……….. perempuan-perempuan yang terluka………………………..

1 Response so far »

  1. 1

    intiep said,

    Jangan sampai perempuan teraniaya, karena sesungguhnya laki-laki dan perempuan itu dilahirkan sama derajatnya. Mereka hanya dibedakan berdasarkan fungsi dan perannya. Dalam satu kapal pasti harus ada satu nahkodanya, nah, dirumah tangga itu nahkodanya adalah suami atau laki-laki. Tapi tidak berarti suami harus semena-mena, istri tetap mempunyai hak berpendapat. Iya nggak?

    http://intiep.wordpress.com


Comment RSS · TrackBack URI

Say your words